Keuntungan Menjadi seorang Penulis

Artikel : Keuntungan Menjadi seorang Penulis

Oleh : abullah al muzammi

Edisi : Motivasi Menulis

Beberapa keuntungan anda sebagai seorang penulis :

1. Kebebasan waktu, tidak ada yang mengejar anda dalam soal waktu. Anda bebas mengerjakan atau membuat suatu tulisan, apakah kita mengerakannya di waktu malam atau disiang hari. Terserah kita mau menentukan kapan saja. Intinya setiap ada gagasan ide dan wacana yang selintas terpikir saat itu, segera ditulis. Jadi jam kerja untuk menulis kita sendiri yang mengaturnya. Jika menulis adalah suatu hobi atau tempat sebagai ajang untuk mengisi waktu luang, yah kita hanya menyisihkan waktu dari sebagian dari jam kerja kita. Dan tentunya tidak menganggu dari perkerjaan rutin kita. Seperti para pernulis lainnya, mereka banyak mempunyai jadwal dan perkerjaan yang padat. Tidak hanya penulis artis papan atas pun banyak meluangkan waktu mereka untuk menulis. Nah bagaimana mereka bisa menentukan jadwal waktu luang menulisnya. Salah satu cerita dari salah seorang penulis menceritakan bahwa waktu luang untuk menulisnya hanya 1 sampai 2 jam saja sehari, itupun saat mereka baru bangun menunggu keberangkatan jam kerja. Mereka menyampatkan untuk menulis. Nah bagaimana dengan diri kita sendiri.

2. Tidak ada yang menjadi atasan kita. Kita sendirilah yang menjadi atasan diri kita sendiri!. Jadwal,schedule dan target kapan tulisan itu kita selesaikan kita sendiri yang akan mengaturnya. Juga seorang penulis tidak aturan dimanapun kita menulis harus menggunakan pakaian layaknya orang kantoran instansi resmi. Jadi segalanya kita sendiri yang mengatur. Baik di kamar di ruangan kita bebas untuk memilih dengan cara apa kita bisa membuat diri kita untuk lebih enjoy dan bersemangat. Kita bisa sambil ngopi, makan gorengan dll. Bukankan menulis adalah kebebasan kreatifitas otak kanan yang berperan, dimana tekanan maupun ketakutan harus kita hilangkan. Untuk membuat otak kita menjadi EDAN dalam menulis.

3. Kepuasan Bhatin. Kepuasan bhatin yang tidak bisa di nilai dengan materi, mana kala tulisan kita sudah selesai, atau buku kita sudah diterbitkan. Hal itu akan memberikan motivasi dan keinginan yang sangat kuat, apa lagi penulis pemula. Jika tulisannya sudah dibaca dan dikomentari oleh pembaca, maka akan merasakan kepuasan emosi yang membeludak untuk menankap dan menyikapi tulisan pembacanya. Dan akan terus termotivasi untuk membuat karaya tulisan yang lebih berkualitas.

Siapa yang tidak bangga dengan gagasan, ide, pendapat yang ia utarakan dalam tulisan dapat diteriama dan bermamfaat bagi orang lain. Sekali lagi kebahagian dan kepuasan bhatin itu tidak bisa di ukur, karena kebanggaan adalah kepuasan bhatin itu sendiri.

4. “Kita akan dicari”. Sebagai seorang penulis, kita akan dicari oleh pernerbit. Tentu jika mempunyi karya tulisan yang layak untuk di pasarkan. Penerbit adalah seorang patner bagi seorang penulis, jangan pernah takut seramnya seorang editor dalam penerbitan. Jika tulisan kita belum diterima dan selalu ditolak, pelurunya adalah serbu editor itu sendiri dengan tulisan-tulisan. Dan tentunya dengan tulisan yang baik dan bagus yang sesuai dari hasil anaslisa anda mengapa tulisan and selalu di tolak oleh penerbit tersebut.

5. Dengan menulis kita akan belajar untuk menjadi orang bijak. Mengapa?, setiap orang yakin dan selalu beranggapan bahwa, setiap penulis mempunyai jiwa dan pemikiran yang lebih idealis, sportif dan spirit akan mampau meberikan bimbingan dan arahan bagi para rekan penulis lainnya. Terutama penulis pemula, akan melihat kita selalu lebih baik darinya. Oleh sebab itu sekali lagi dengan menulis akan akan menjadi orang lebih berpikiran positif. Di karenakan setiap kita menulis secara lansung kita sudah memasukan wacana,wawasan yang luas terhadap otak kita sendiri. Dan satu lagi, yang memberdakan antara orang bisa dengan orang luar bisa ialah kekayaan kosa kata dalam mengungkapkan sesuatu. Seorang penulis tentu akan mempunyai banyak kekayaan kosa kata yang dimilikinya, karena dengan aktifitas menulis kita sudah memasukan dalam kamus di otak kita kosa kata yang terus bertambah, bertambah dan bertambah.

6. Dengan menulis kita sudah menanamkan kebajikan yang akan kita petik pahala dari Allah SWT. Pahala itu tentu kita dapatkan dengan motivasi menulis dan kayat tulisan yang dapat bermamfaat bagi orang lain, baik di dunia dan akhirat. Dan Allah tidak buta dan lupa dalam mencatat setiap jerih payah jari jemari kita dengan setiap kebaikan yang kita tulis. Sekali lagi tulisalah tulisan yang bermafaat bagi semua orang, jangan menulis hal yang menyesatkan umat.

7. Royalti, mengapa royalti di tempatkan pada no. urut terakhir. Sebuah ungkpan dari seorang penulis yakni bang Joru mengatakan “jika anda menulis di karena mengaharapakan royalti dari buku anda, lebih baik anda berhenti menulis”. Memag benar, pendapat ini mengambarkan menulis bukanlah suatu pekerjaan, menulis bukalah suatu lahan materi. Karena jika mau melihat beragam penulis yang kecawa bahkan berhenti total menjadi penulis, gara-gara gagal ataupun selalu ditolah oleh penerbit. Maka akan menjadi beban dan penyakit bagi anda yang hanya menulis mengarapkan nilai dari apa yang ada tulis. Royalti adalah nilai balik dari buku yang kita tulis, berapapun hasil dari tulisan tersebut jika kita mencintai dan ikhlas dan menulis hati kita akan senantiasa terbuka lebar dan lapang dalam menghadapi kesulitan.

Referensi :

Jonru, MBIG Menerbitkan buku itu gampang 2008

Wisnu arya wardhana, adi suryo ardianto, Menyipai rahasia menjadi penulis 2007

Edisi – Motivasi menulis

Resensi : Menyingkapi Rahasia Jadi Penulis

Oleh : Abullah Al Muzammi

Edisi : Motivasi menulis

(Wisnu Arya Wardana, Ardi suryo Ardianto,Cetakan I Noverber 2007 Menyingkapi Rahasia Jadi Penulis. Pustaka pelajar Yogyakarta)

Kalau mata adalah jendela hati, maka kata-kata adalah ungkapan untuk menyelami jiwa itu itu sendiri.1 kata menulis yang di ungkapakan dalam buku ini sendiri sangat menarik, menulis atau membuat suatu karya tulis. Bukan asal menulis, tapi menulislah untuk menghasilkan karya. Memang tidak semua orang mempunyai bakat menulis profesional, namun yakinlah semua orang bisa untuk menulis. Entah mungkin menulis diary, surat cinta atau jenis tulisan yang berkaitan dengan pekerjaan dan kondisi hati anda.

Namun yang menjadi kesalahan ialah kita kadang salah dalam menafsirkan, apakah orang yang menulis puisi,kata hati,surat cinta atau celotehan. Bisa dikatakan seorang penulis?. Sekali lagi, jika anda mencoba menggoreskan satu atau dua buah kata dalam kertas, itulah yang namanya menulis. Lain jika anda melihat tulisan dand mengeja satu persatu kata dan kalimat hal itu namanya membaca, anak SD pun tahu hal itu. Yang ingin di jelaskan di paragraf ini ialah. Sekecil apapun tulisan dan coretan yang mungkin anda masih simpan dalam laci-laci, dibawah tempat tidur, atau di bantal. Sekali hal itu adalah kegiatan menulis. Entah rutin atau tidak kita lakukan aktifitas menulis tersebut, anda akan sadari suatu saat tulisan anda menumpuk. Nah saat itulah anda harus memulai menyusun tulisan anda. Dan kita tidak tahu bisa jadi tulisan tersebut bisa menjadi suatu karya tulis, dan kita tidak merasa rugi untuk menulis.

Dalam buku Menyingkap Rahasia Jadi Penulis disini di bagi dalam 5 bab. Dalam bab A (pertama) di jelaskan tentang membangkitakan minal menulis. Dimana perlunya kita melihat budaya luar negeri dalam perkembangan minta menulisnya, dan mempelajari dan menilai dengan perkembangan dunia penulisan di tanah air ini. Dalam membaca bab ini, kita di bawa untuk terus bersemangat dalam menulis. Dengan melihat dan membadingkan ketinggalan kita dengan bangsa luar, kita sedikit tidak jika kita mempunyai jiwa dan senang dalam menulis. Maka kita akan terpancing untuk terus menuli,menulis dan menulis.

Bab B (kedua) disini kita dijelaskan pentingnya berpikir kreatif dan menulis kreatif. Dan bab C (ketiga) Teknik dalam membuat Karya Tulis Ilmiah, disini juga menjelaskan tetang teknis dalam menyusun dan membuat karya tulis. Dalam bab lain yakni, bab D dan E adalah kiat menjadi penulis dan keuntungan menjadi penulis buku.

Dalam penyusunan bab buku ini sendiri. Cukup sederhana dan berisi dimana, sasaran untuk para penulis pemula,penulis mahir dan penulis karya nonfiksi sudah masuk dalam penjelasan buku ini sendiri. Dan dalam resensi ini penulis sendiri lebih mengambil dalam motivasi, kita menulis dan keuntungan menjadi penulis.

Tentang motivasi menulis, satu hal yang harus kita tanamkan dalam karakter menulis salah satunya ialah jika kita menulis, menulislah hal yang bermamfaat jangan menulis yang menyesatkan. Jika tulisan kita dibutuhkan dan layak bagi orang lain serta bermafaat, selain kepuasan bhatin yang didapat timbal balik dari mamfaatnya akan terus mengalir sehingga kita matipun ia kan terus mengirimkan kebaikan bagi diri kita. Profesi Menulis itu persis seperti profesi seorang guru, dimana guru ialah pahlawan tanpa jasa penulis ialah pahlawan tanpa batas. Jika seorang guru mengajarkan kebaikan pada muridnya, maka pahalanya akan terus mengalir selama ilmu itu terus di amalkan oleh muridnya meski guru itu sudah tiada. Begitu juga seorang penulis. Nah mulai sekarang mari jangan terpaku dengan hiburan, akfitas yang tidak bermafaat. Ambil pena, tuliskan apa yang kita alami hari ini, apa saja hikmah yang menurut kita bisa ambil dari kejadi yang kita alami hari ini.

Kalau kita bisa mengerjakan tulisan satu lembar sehari. Coba kita banyangkan kalau tulisan kita sudah 1 atau 2 tahun kedepan. Bukankah dengan aktifitas selingan menulis tersebut bisa menjadi karya tulis yang begitu banyak.

Dalam buku tersebut ada 3 hal yang dijelaskan dalam memotivasi diri kita untuk terus menulis :

1. Ilmu yang kita ketahui atau kita kuasa harus disebarkan. Melihat dari segi keyakinan semua orang, menyebar kebaikan adalah suatu kemuliaan. Bahkan dengan menulis merupakan kegitan yang bernilai ibadah dan tujuannya disini ialah kita menyebarkan ilmu pengetahuan.

2. Menyembunyikan Ilmu ialah tindakan yang naif. Apa lagi sampai merahasiakan dan hanya demi kepentingan diri sendiri.

3. Menyebarkan ilmu merupakan perwujudan rasa syukur atas apa yang telah diberikan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Bukankankah Tuhan akan senantiasa memberikan kemurahan dan nikmat bagi orang yang mau menyebarkan ilmu dengan cara menulis.

Jadi 3 hal merupakan motivasi secara pandangan signifikan dengan pandangan kita sendiri. Selebihnya kita kembali ke diri kita sendiri. Apakah kita mau menjadi orang pandai dalam menggunkan waktu luang dengan menulis atau dengan kegitan sesaat yang tidak memberikan imbal balik kebaikan bagi diri kita dan orang lain.

NB.

1. Dunia Kata oleh M.fauzil Adhim

Informasi Keamanan Secara Umum

http://www.securityfocus.com

http://www.lists.gnac.net/firewalls/

http://www.nfr.com.mailman/listinfo/firewall-wizards

http://www.sans.org/sansnews/

http://www.cert.org/

http://www.safemag.com/

http://www.ciac.org/

http://www.linuxsecurity.com/

http://www.insecure.org/

dan ini adalah alamat website yang mengulas tentang keamanan web:

http://www.w3.org/security/faq/

http://www.securityportal.com

http://www.2600.com

http://www.go2net.com/people/paulp/cgi-security/

http://www.consensus.com/security/ssl-talk-faq.html


Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.