Wireless Propagation (Perambat) dan ANTENUASI

Wireless Propagation adalah suatu keadaan sinyal yang berlajan dari titik BTS S ke bts BTS B, dimana perjalanan sinyal dari titik satu ke titik yang lain mengalami interaksi dengan semua hal kedaan lingkungan. Hal ini bisa lebih kita lihat lansung bila mana jarak antar titik A ke titi B berjalannya sinyal melewati medan alam apa saja, baik berupa gedung, sungai, pohon-pohonan atau pegunungan.

 

Hal ini  di sebut juga dengan interaksi sinyal, terkadang kita bisa mendapatkan 2 sinyal dengan nama SSID yang sama bisa jadi di karenakan kita menerima sinyal copyan akibat pantulan baik dari berupa gedung dan pantulan yang bersumber dari danau. 2009 lalu saya membantu salah seorang kawan saya yang berkerja sebagai coordinator IT sekabupaten. Memasanga antenna Client dengan BTS yang di arahkan yang berjarak kisaran lebih dari 100KM, dan tak tanggung medan alamnya sendiri membungkinkan prograpagation akan menjadi masalah. Di samping banyak pe pohonhanan dan berada dekat dengan pantai, hal ini menjadi kendala kami hingga butuh 1 minggu untuk dapat menyelesaikan perkerjaan ini. Hal lain yang perlu di perhatikan adalah angin, besar atau kecilnya  volume udara alam yang menggoyanga antenna sangat memperngaruhi penerimaan sinyal, bisa jadi naik turunya kualitas sinya akan menjadi resiko. Salah satu alternatifnya ialah dengan memasangakan sebuah tower, jika tidak memungkinkan pembangunan tower ini terlaksana pastikan tiang antenna tidak mudah goyang bila terkena angin yang kencang.

Selanjutnya istilah lain yang di sebut juga ialah ANTENUASI, antenuasi ialah LOSS terhadap amplitude yakni simpangan yang siklus terbesar dari sebuah sinyal. Gambaran antenuasi disini ialah bila mana antara titik A dan titik B terhalang oleh medan serpti pohon, gedung atau pegungan lansung yang tidak bisa di lewati oleh sinyal itu sendiri. Kita misalkan disini titik A dan titik B terhalang oleh pohon, penting untuk kita ketahui semakin pendek panjang gelombang sinyal maka akan semakin mudah terlemahkan ketika melewati sebuah objek penghalang. Semakin panjang gelombang sinyal maka akan semakin susah untuk melemahkan objek yang di lewati.  Ketika melewati objek sinyal akan melemah di bandingan sebelum melewati sehingga akan memungkinkan kita tidak bisa mendapakan konesksi yang realible.

referensi :

-Jack Unger 2003, wirelles wire-area network.

- US marine Corps. 1999 , filed antena Handbook. buletin Electronik ORARI NEws (Beon) 2004

Kuliah Analisis Desain Terstruktur

Inilah hal yang kurang dalam diri saya, mengulang mata kuliah lebih dari satu kali bahkan 2 sampe 3 kali mengulang mata kuliah yang sama. tak terasa semeseter 10 merupakan puncak mental dan pikiran hrus bekerja lebih ekstra, beberapa temen satu angkatang sudah menyang gelar sarjana koputer. entah mereka karena lebih pintar dan telaten mampu menyelesaikan kuliah mereka dengan gelar Cumlote. saya sendiri msih terdampar di bangku perkuliahan yang sangat membosankan bagi saya.  alhamdulillah meski demikian selalu ada temen yang memberikan suport, semester ini saya kembali mengatur metode perkuliahan. dan di sela-sela waktu luang saya mencoba mendukumentasikan beberapa mata kuliah dalam catatan. salah satunya ialah mata kuliah analisis desain terstruktur, saya mencoba memposting beberapa mata kuliah yang saya ulangi, hal ini bertujuan agar catatan saat mata kuliah tidak mudah lepas hanya sekedar interaktif dalam kelas. baiklah saya akan memulai menuliskan catatan mengenai konsep dasar system berbasis komputer
Konsep System Berbasis Komputer

Komputer berasal dari bahasa latin computare yang mengandung arti menghitung. Karena luasnya bidang garapan ilmu komputer, para pakar dan peneliti sedikit berbeda dalammendefinisikan terminologi komputer. Menurut Hamacher komputer adalah mesinpenghitung elektronik yang cepat dan dapat menerima informasi input digital, kemudianmemprosesnya sesuai dengan program yang tersimpan di memorinya, dan menghasilkanoutput berupa informasi. Blissmer mengatakan bahwa, komputer adalah suatu alat elektonikyang mampu melakukan beberapa tugas sebagai berikut: menerima input, memproses inputtadi sesuai dengan programnya, menyimpan perintah-perintah dan hasil dari pengolahan,menyediakan output dalam bentuk informasi. Sedangan Fuori berpendapat bahwa komputeradalah suatu pemroses data yang dapat melakukan perhitungan besar secara cepat, termasukperhitungan aritmetika dan operasi logika, tanpa campur tangan dari manusia(http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_komputer).

Sistem komputer merupakan kombinasi dari komponen-komponen perangkat keras(hardware), perangkat lunak (software), komunikasi, sumber daya (manusia dan informasi)dan prosedur-prosedur pemrosesan. Kelima komponen tersebut tidak dapat berdiri sendiri danbekerja sendiri. Karena hardware tidak dapat memproses penggajian misalnya, tanpa adanyaprogram perangkat lunak, demikian pula sebaliknya perangkat lunak atau program komputeryang memuat instruksi-instruksi yang dibutuhkan oleh perangkat keras itulah yangmelengkapi tugas-tugas yang diperlukan.Jadi Konsep System Berbasis Komputer berfungsi sebagai pengendali bagi manajemen informasi Secara teori, penerapan sebuah sistem memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya (pada era sekarang), tidak mungkin sistem yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanya komputer. Suatu Sistem Informasi Manajemen yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah komputer-based atau pengolahan informasi yang berbasis pada komputer.

Metode :metode yang di gunakan disini ialah pendekatan secara fungsional, dimana dalam tahap pengembangan sistem membutuhkan suatu pendekatan yang fungsiaonal yang mencangkup keseluruhan elemen pengembang sistem.

Tool : tool yang di gunakan ialah bukan pada tool pengembangan bahasa program namun pendekatan sistem atau metode sebagai tool untuk mempertahakan sistem yang telah di bangunProcedureprosedur adalah alat/cara yang di gunakan untuk mempermudah dalam menjalankan tahapan-tahapan pengembangan sistem itu sendiri.Tahapan SDLCSDLC didefnisikan oleh Departemen Kehakiman AS sebagai sebuah proses pengembangan software yang digunakan oleh systems analyst, untuk mengembangkan sebuah sistem informasi. SDLC mencakup kebutuhan (requirement), validasi, pelatihan, kepemilikan (user ownership) sebuah sistem informasi yang diperoleh melalui investigasi, analisis, desain, implementasi, dan perawatan software.Software yang dikembangkan berdasar kan SDLC akan meng hasilkan sistem dengan kualitas yang tinggi, memenuhi harapan penggunanya, tepat dalam waktu dan biaya, bekerja dengan efektif dan efsien dalam infrastruktur teknologi informasi yang ada atau yang direncanakan, serta murah dalam perawatan dan pengembangan lebih lanjut. SDLC merupakan pen dekatan sistematis untuk memecah kan masalah yang terdiri dari beberapa tahapan :1. Identification, yaitu proses mengidentifikasi kebutuhan! apa saja yang diinginkan dengan memiliki sebuah website? tentunya hal ini berkaitan dengan fasilitas – fasilitas yang ada ddalam website yang akan dibangun itu sendiri.2. Analysis, proses menganalisa kebutuhan, proses menganalisa fasilitas – fasilitas apa saja yang diinginkan dalam web yang akan dibangun tersebut, berdasarkan proses Identification.3. Design, yaitu proses perancangan sistem yang akan dibangun baik itu dari sisi desain layout atau tampilan (nilai artistik & estetika nya) ataupun dari sisi teknis seperti database dan aplikasi atau fasilitas yang akan menjadi bagiannya, berdasarkan hasil analisa sebelumnya.4. Implementation, yaitu proses development, proses meng-implemntasi design yang telah dibuat.5. Testing & Documentation, adalah proses penge-test-an hasil development dan proses mendokumentasikan apa yang telah dibuat.Tahap Perencanaan (Systems Planing): Identifikasi, Seleksi, dan Perencanaan SistemTahap perencanaan sistem merupakan langkah pertama dalam proses pengembangan sistem, yang terdiri dari identifikasi, seleksi dan perencanaan sistem.a. Mengidentifikasi kebutuhan userMenyeleksi kebutuhan user dari proses identifikasi dengan melihat kapasitas teknologi dan efisiensi.Merencanakan sistem.b. KebutuhanKebutuhan fungsional and non-fungsionalNon-fungsional : Sistem bisa menjadi tidak digunakan jika tidak dipenuhi- Menggunakan CASE (Computer Aided Software Engineering) tools, bahasa pemrograman tertentu- Menggunakan bahasa tertentuKebutuhan User (customer)Kebutuhan Sistem (kontrak dengan klien)Kebutuhan dokumen dan perangkat lunak (developer)Analisa Sistem (Systems Analysis)Produk akhir dari analisa sistem adalah seluruh kebutuhan sistem untuk usulan sistem informasi (ini juga disebut spesifikasi fungsional atau kebutuhan fungsional). Untuk proyek perkembangan yang besar, produk ini mengambil bentuk dari laporan kebutuhan sistem, dengan menetapkan kemampuan yang diperlukan untuk kebutuhan informasi pengguna akhir. Perancangan suatu sistem dibutuhkan sebelum penyelesaian tahap perancangan sistem.a. Analisa Sistem yang AdaSebelum merancang sistem baru harus mempelajari bagaimana untuk mengembangkan sistem yang lama, bagaimana menganalisa menggunakan perangkat keras, perangkat lunak, dan sumber daya manusia untuk kebutuhan pengguna.b. Analisa SistemKebutuhanMemerlukan informasi tertentu yang dapat dijadikan analisa sebagai kebutuhan pengguna, mencoba menentukan kebutuhan proses informasi untuk masing-masing aktivitas sistem ( masukan, proses, keluaran, penyimpanan, dan kendali).Analisa sistem biasanya membutuhkan beberapa metode pemodelan data dan proses, yaitu:Jenis Perangkat Pemodelan data diantaranya- Entity Relationship Diagram (ERD)- Conceptual Data Model (CDM)- Physical Data Model (PDM)Rancangan Sistem (Systems Design)Rancangan sistem menjelaskan sistem apa yang harus memenuhi informasi yang dibutuhkan oleh para pengguna, rancangan ini terdiri dari rancangan logika dan fisik yang dapat menghasilkan spesifik sistem yang memenuhi persyaratan sistem yang dikembangkan pada tahap analisa, diantaranya:a. Mengembangkan spesifikasi yang lebih umum tentang bagaimana aktivitas input, pengolah, output, penyimpanan, pengendalian memenuhi persyaratan sistem yang dikembangkan pada tahap analisis sistemb. Mengembangkan spesifikasi yang lebih detilc. Menghasilkan dokumen dan komunikasi yang lebig detil dari sistem yang diajuk
an kepada pengguna akhirDesign yang nantinya akan dihasilkan antara lain:

1. Desain form dan laporan (report)2. Desain Antarmuka dan dialog (message)

3. Desain basis data dan file (framework)

4. Desain proses (struktur proses)Referensi :http://www.lab-komputer.co.cc/2008/08/apa-itu-sdlc.html

http://fernandosiahaan.webnode.com/news/tren-terbaru-pengembangan-software-sdlc-/http://id.wikipedia.org/wiki/SDLC

Sedikit MenganaiTeory Kekacauan (Chaos Teori)

Teori Chaos adalah bidang studi matematika , fisika , ekonomi dan filsafat mempelajari perilaku sistem dinamik yang sangat sensitif terhadap kondisi awal. Kepekaan ini secara populer disebut sebagai efek kupu-kupu .(Wikipedia)

Perbedaan kecil dalam kondisi awal (seperti yang disebabkan oleh kesalahan pembulatan dalam perhitungan numerik) banyak menghasilkan hasil divergen untuk sistem kacau, rendering prediksi jangka panjang mungkin secara umum. [1] Hal ini terjadi meskipun sistem ini deterministik , yang berarti bahwa mereka masa depan perilaku sepenuhnya ditentukan oleh kondisi awal mereka, dengan tidak acak elemen yang terlibat. [2] Dengan kata lain, sifat deterministik dari sistem ini tidak membuat mereka diprediksi. [3] Perilaku ini dikenal sebagai chaos deterministik, atau hanya kekacauan.

Kekacauan perilaku dapat diamati dalam sistem alam, seperti cuaca. [4] Penjelasan perilaku tersebut dapat dicari melalui analisis suatu kacau model matematika , atau melalui teknik analisis seperti plot kambuh dan peta Poincaré .

Teori chaos diterapkan dalam banyak disiplin ilmu: matematika , pemrograman , mikrobiologi , biologi , ilmu komputer , ekonomi , [5] [6] [7] rekayasa , [8] keuangan , [9] [10] filsafat , fisika , politik , dinamika populasi , psikologi , dan robot . [11].

Kekacuan perilaku telah diamati di laboratorium dalam berbagai sistem termasuk rangkaian listrik , laser , berosilasi reaksi kimia , dinamika fluida , dan mekanik dan perangkat magneto-mekanis, serta model komputer dari proses kacau. Pengamatan perilaku kacau di alam termasuk perubahan cuaca, [4] dinamika satelit dalam tata surya , evolusi waktu medan magnetik benda langit , pertumbuhan populasi dalam ekologi , dinamika dari potensi aksi di neuron , dan molekul getaran . Ada beberapa kontroversi atas keberadaan dinamika kacau di lempeng tektonik dan ekonomi. [12] [13] [14] (sember : (Wikipedia)

potensi aksi dalam mulekul getaran yang di kaitkan dengan kontroversi atas dinamika sistem kekakacauan ini dalam lempengan tektonik, begitu hal nya saya dapat mengaitkan kejadian gempa malam ini yang menggerkan jogja,  serperti biasanya saya duduk menatap layar televisi usai seharian di depan computer membaca beberapa artikel sembari mencari ide untuk menuliskan sesuatu yang kan di posting di blog.  Selang beberapa sesaat  saya  kursi saya seperti bergoncang naik dan turun kisaran getaran sebuah kendaraan yang melewati jalan yang berlubang. Astagfirullah Gempa kaki pun secara reflek secepat kilat lari kejalan, sudah berulang kali kejadian ini terjadi sejak 2006 lalu yang mengegerkan jogja dengan korban dan kerugian yang tidak sedikit.

Dari kejadian gempa terkait dengan terori kekekacauan yang disampaikan Edward Lorenz  seorang ilmuan pada tahun 1972 pada sebuah bukunya yang berjudul  “Apakah Kepak Butterfly’s Wings di Brazil memicu Tornado di Texas?”   pernyataan yang menggegerakan Asosiasi Amerika untuk Kemajuan Ilmu di Washington, yang mengungkapakan sebuah kepekaan terhadap kondisi awal “efek Kupu”.  Pada sebuah video clip dokumenter yang menggambarkan

lingkaran cerita sebuah efek kupu. dimana Kupu-kupu hinggap di sebuah mobil mewah, yang menyebabkan alarm mobil menyala keras, sehingga seorang wanita cantik yang berjemur di bawah sebuah pohon berdiri, di karenakan seekor tupai yang  jatuhkan dari   pohon karena terkaget suara alrm mobil.  Seorang pria yang sedang menyemprotkan mobilnya yang di mandikan yang mengenai sang pengemudi tronton yang melemparkan benda lain . persis seperti pada vidoe diatas adalah gambaran sederhana efek kupu-kupu, jadi disimpulkan dari vidoe diatas kepakan seekor kupu-kupu mampu menimbulkan hancurnya rumah lain.


if butterfly can  do that
just thing about what you can do flappering you wings

itulah ucapan pesan singkat dari video diatas dimana kupu-kupun bisa melakukan hal yang kecil yang bisa menimbulkan kemampuan yang bisa dilakukan seorang manusia.

UU ITE dan Transaksi Elektronik Dalam Etika dan Hukum

(sumber gambar Google.com)

oleh : abdullah al muzammi

Mengingat beragam kasus yang yang erat kaitannya dengan media Informasi, banyak contoh kejadian-kejadian yang mau tidak mau harus berurusan secara hukum. Mungkin kejadian yang mudah di pahami dan di mengerti oleh seorang pakar maupun awam ialah beberapa akhir pekan ini marak kejadian artis-artis bermasalah di karekan menuliskan kata-kata pada sebuah situs jaringan sosial hingga di konsumsi oleh orang banyak dan membuat pihak yang bersangkutan merasa tercemarkan, hingga kembali lagi ucapan “mau tidak mau” harus berususan dengan hukum.

Adapun contoh lain yakni maraknya panggung politik demokrasi menghiasi negeri ini, membuat para calon dan kandidat beserta tim sukses ataupun simpatisannya kembali ke kata ”mau tidak mau” harus berkampaye via eletronik(internet) guna menyeimbangkan kampaye lansung yang memungkinkan dari dor to dor, hal ini tentu bertujuan guna menyuarakan visi dan misi mereka hingga merambah kalangan umum dan dunia Maya secara luas.

Dan kasus terakhir yang masih hangat untuk di ingat ialah pembobolan system pada jaringan ATM pada Bank, hal ini sebenarnya lagu lama. Entah karena ada kesengajaan unsur kepentingan politik atau lainnya yang mungkin dijadikan pengalihkan/membelokan beberitaaan media media masa dimana pihak oposisi dan penguasa perang image melalui pemberitaan informasi kepada masyarakat secara luas (nasional)dan internasional, untuk saling menjatuhkan dan mengambil hati rakyat. Contoh Kasus semacam ini adalah contoh kecil dari beberapa lagu lama yang di belum di beritakan media secara luas, seperti istilah dalam hal Creaker,Hecker,Carding dan segala bentuk cyber crime. merupakan kategori kejahantan lama yang sudah menjadi hukum dalam sebuah system dimana ada scurity dan penjahat. Keduanya tentu tidak bisa lepas, karena mereka merupakan korelasi sebuah kebutuhan yang tidak bisa dipisahkan. Dimana sebuah pembangun system memerlukan proses agar sistemnya lebih baik dan terjamin, dan tentu seorang dengan sebutan pembobol adalah pasangan atau saingan untuk sama –sama mecari celah kelemahan masing-masing.

Tentu dari beberapa contoh dan ulasan di atas. kini pemerintah mulai melirik serius untuk menetukan Kode etik dan Hukum dalam hal dunia Informasi teknologi. Disni kode etik(etika) yang dimaksud ialah studi tentang keputusan moral yang harus di buat oleh para insyur, pakar dan pengembang system dalam praktiknya. Dan mengapa harus ber etika salah satu tujuannya ialah membuat kita lebih sensitive dan mementingkan isu-isu etika sebelum kita mengahadapii isu-isu tersebut. Dalam hal ini istilah “otonomi Moral” yakni kemampuan orang untuk berpikir lebih kritis dan mandiri, tentang isu moral dan pemikiran moral pada situasi yang menimbulkan praktik etika.

Kalau kita kembali ke teori etika secara umum lebih-lebih dimata internsional realita yang masih terjadi ialah banyak orang yang mempunyai etika namun tidak religius dan sebaliknya banyak orang yang religius namun tidak beretika. sedangkan etika itu di berasal dari nilai-nilai religius. Dimana nilai relilgius, norma adat dan hukum merupakan sumber dan dasar nilai pokok akan adanya etika itu sendiri.

Sedangkan hukum ialah nilai-nilai yang mengikat atau yang mengharuskan akan etika itu untuk tidak dilanggar dan tentu untuk di patuhi . disini dalam kasus yang sudah dijelaskan diatas tentu mempunyai kaitan erat seiring perkembangan teknologi informasi di tanah air ini.

RUU ITE (Informasi dan Transaksi Eletronik) adalah rancangan langkah serius pemerintah dalam menyoroti masalah-masalah yang beriktan dengan etikan dan hukum dalam teknologi informasi yang sejauh ini begitu pesat berkembangnya. Maraknya aktifitas cyber crime dan transaksi eletronik dijadikan alat bukti dalam hukum. Hal lain juga yakni adanya sebuah batasan atau filter dari teknologi itu untuk mampu di terima di kalangan masyarakat secara menyeluruh, seperti maraknya kasus Human Traficing , penyebaran video adegan sexs bebas, pornografi , porno aksi yang sangat gemar di konsumsi oleh kalangan anak muda. Maka pada pasal 26 dan pasal 27 tentang Perbuatan Yang Dilarang yaitu :

“Setiap orang dilarang menyebarkan informasi elektronik yang memiliki muatan pornografi dan atau pornoaksi melalui komputer atau sistem elektronik.”

Peran UU ITE ini di rancang ialah sebagai payung hukum yang melindungi pengguna dan pengembang untuk mampu menyakinkan serta menjanjikan pengaruh positive dari kemajuan teknologi informasi itu sendiri. Dan pada tanggal 25 Maret 2008 RUU ITE disahkan menjadi UU ITE (Informasi Dan Transaksi Elektronik). Kemudian pada UU ITE pada hasil putusan President RI pada point F yang menimbang dan memutuskan yang berbunyi :

“bahwa pemerintah perlu mendukung pengembangan Teknologi Informasi melalui infrastruktur hukum dan pengaturannya sehingga pemanfaatan Teknologi Informasi dilakukan secara aman untuk mencegah penyalahgunaannya dengan memperhatikan nilai-nilai agama dan sosial budaya masyarakat Indonesia”

Dalam undang-undang ini sudah mengatur jelas pada BAB I pada ketentuan umum pasal 1, ayat 2 yang mempertegas Hukum dalam transaksi elektronik yang berbunyi :

“Transaksi Elektronik adalah perbuatan hukum yang dilakukan dengan menggunakan Komputer, jaringan Komputer, dan/atau media elektronik lainnya.”

DPR RI berserta para pakar IT pun berkerja keras menggodok UU ITE ini, upaya lebih terwujud kenyamanan dan kemanan dalam mengembangan dan menggunakan teknologi informasi sesuai dengan Kode Etika dan Hukum yang berlaku di negeri ini.

Hukum memang salah satu ukuran sebuah pertimbangan akan kemajuan suatu bangsa, bilamana hukum itu seimbang dan benar-benar di terapkan secara benar dan seadil-adilnya. Tentu rakyat tidak akan saling meminum darah sesama saudranya, dikarenakan hukum yang perjual belikan seolah-olah Hukum dan wewenang golongan orang-orang berduit. Dan bila etika atau nilai keagamaan itu benar-benar mau (ber’itikad) dan bisa kita terjemahkan dalam kehidupan sehari-hari, aktifitas dan pada system kepemerintahan serta kepemimpinan bangsa ini, tentu bukanlah nilai tingkat kejahatan bangsa ini untuk di ukur tingkat Kemajuannya, melainkan sebuah nilai kebaikan yang mampu banyak memberi dari pada menerima. Dan barang tentu bangsa ini akan di segani di mata internasional dan di mata TUHAN khususnya.

Tengah malam berlalu di ruang Jasmine Paviliun lantai 3 RS.betesda Yogyakarta

Perintah Dasar Console di Backtrack

Perintah Dasar: (di sini akan beberapa konsol perintah dasar terdaftar)

LS ==, itu tidak sama dengan Dir (di windows)

CD == Ubah Directory, itu tidak hampir sebagai CD Win32!
(Perlu diingat bahwa jika Anda ingin keluar dari dir, Anda menulis “cd ..” tanpa tanda kutip bukan “cd ..”)
CAT == Perintah ini memungkinkan Anda membaca file.
NANO == Perintah ini mirip dengan EDIT, untuk keluar tekan CTRL + X
RM == Hapus, perintah ini mirip dengan DEL
Wget == Perintah ini memungkinkan Anda mendownload file apapun dari sebuah situs web.
TAR == ini membongkar file tar,. Untuk melakukan ini menulis “tar-zxvf filename.tar.gz” tanpa tanda kutip.
/ ==. Perintah ini memungkinkan Anda menjalankan program atau script. Hal ini banyak digunakan seperti / program atau.. / Scriptname .*
PERL == Hal ini membuat Anda dapat menjalankan file perl,. Perlu diingat Anda harus dapat menggunakan. / Juga seperti. / Scriptname.perl
Python == Hal ini membuat Anda dapat menjalankan file py,. Perlu diingat Anda harus dapat menggunakan. / Juga seperti. / Scriptname.py
CLEAR == Perintah ini memungkinkan Anda mengosongkan layar, itu mirip dengan CLS dalam Win32.
PING == Perintah ini memungkinkan Anda ping target, itu sama seperti di Win32.
FTP == Perintah ini memungkinkan Anda membuka koneksi FTP, untuk keluar, menulis “keluar” tanpa tanda kutip.
CTRL + C == Perintah ini dibatalkan atau keluar program berjalan atau script.
(Untuk menyalin di f.ex. konsol Anda harus memilih teks dan klik kanan lalu copy klik)
SHIFT + INSERT == Perintah ini memungkinkan Anda menyisipkan teks, itu mirip dengan CTRL + V

sumber : http://forums.remote-exploit.org/tutorials-guides/10870-how-dns-backtrack-explained.html

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.