Wireless Propagation (Perambat) dan ANTENUASI

Wireless Propagation adalah suatu keadaan sinyal yang berlajan dari titik BTS S ke bts BTS B, dimana perjalanan sinyal dari titik satu ke titik yang lain mengalami interaksi dengan semua hal kedaan lingkungan. Hal ini bisa lebih kita lihat lansung bila mana jarak antar titik A ke titi B berjalannya sinyal melewati medan alam apa saja, baik berupa gedung, sungai, pohon-pohonan atau pegunungan.

 

Hal ini  di sebut juga dengan interaksi sinyal, terkadang kita bisa mendapatkan 2 sinyal dengan nama SSID yang sama bisa jadi di karenakan kita menerima sinyal copyan akibat pantulan baik dari berupa gedung dan pantulan yang bersumber dari danau. 2009 lalu saya membantu salah seorang kawan saya yang berkerja sebagai coordinator IT sekabupaten. Memasanga antenna Client dengan BTS yang di arahkan yang berjarak kisaran lebih dari 100KM, dan tak tanggung medan alamnya sendiri membungkinkan prograpagation akan menjadi masalah. Di samping banyak pe pohonhanan dan berada dekat dengan pantai, hal ini menjadi kendala kami hingga butuh 1 minggu untuk dapat menyelesaikan perkerjaan ini. Hal lain yang perlu di perhatikan adalah angin, besar atau kecilnya  volume udara alam yang menggoyanga antenna sangat memperngaruhi penerimaan sinyal, bisa jadi naik turunya kualitas sinya akan menjadi resiko. Salah satu alternatifnya ialah dengan memasangakan sebuah tower, jika tidak memungkinkan pembangunan tower ini terlaksana pastikan tiang antenna tidak mudah goyang bila terkena angin yang kencang.

Selanjutnya istilah lain yang di sebut juga ialah ANTENUASI, antenuasi ialah LOSS terhadap amplitude yakni simpangan yang siklus terbesar dari sebuah sinyal. Gambaran antenuasi disini ialah bila mana antara titik A dan titik B terhalang oleh medan serpti pohon, gedung atau pegungan lansung yang tidak bisa di lewati oleh sinyal itu sendiri. Kita misalkan disini titik A dan titik B terhalang oleh pohon, penting untuk kita ketahui semakin pendek panjang gelombang sinyal maka akan semakin mudah terlemahkan ketika melewati sebuah objek penghalang. Semakin panjang gelombang sinyal maka akan semakin susah untuk melemahkan objek yang di lewati.  Ketika melewati objek sinyal akan melemah di bandingan sebelum melewati sehingga akan memungkinkan kita tidak bisa mendapakan konesksi yang realible.

referensi :

-Jack Unger 2003, wirelles wire-area network.

- US marine Corps. 1999 , filed antena Handbook. buletin Electronik ORARI NEws (Beon) 2004

Efek Panas Matahari pada Antena Wajan

Beberapa minggu yang lalu AdcHotspot kembali mendapatkan problem koneksi pada client yang menggunkan antena wajan Bolic ini. al hasil peralatan antena wajan harus di ekesekusi, cuca panas memperngaruhi dari kualitas paket send dan received pada USB wifinya dari alat yang di turunkan, terdapat kasus baru yakni terjadi efek panas matahari pada pipa paralon dari antena ini tersebut, seperti pada gambar disamping.

terlihat pada gambar perjadi lekukan pada gambar pipa paralon karena efek panas pada matahari menyebabkan pipa paralon terbakar. cukup besar pengaruh dari efek panas matahari ini sehingga berdampak pada bagian antena plastik wajan ini bisa mengelupas terbakar.hal ini tentu di sebabkan karena suhu pantulan panas matahari dari wajan sangat kuat. oleh karena itu kami dari mecoba cara mengakali dari efek panas itu yakni dengan memberikan cat pilok warna pada area lekukan dalam wajan.

hal ini berfungsi untuk memantulkan panas matahasi dari aluminium antena, terjadi pipa paralon yang terbakar karena suhu di mana titik panas dari antena wajan berada pada titik pipa paralon tidak kuat menahan pantulan dari panas antena. hal ini juga akan memperngaruhi kinerja dari USB wifinya.

untuk warna kami tidak menyarankan, dengan memberikan warna atau cat pilok pada antena wajan, selain sebagai penambah akesoris image maka ini cukup membatu dari efek panas matahari

Teori Dasar Antena

Antena (antena atau areal) adalah perangkat yang berfungsi untuk memindahkan energi gelombang elektromagnetik dari media kabel ke udara atau sebaliknya dari udara ke media kabel. Karena merupakan perangkat perantara antara media kabel dan udara, maka antena harus mempunyai sifat yang sesuai (match) dengan media kabel pencatunya. Prinsip ini telah diterangkan dalam saluran transmisi.
Dalam perancangan suatu antena, baberapa hal yang harus diperhatikan adalah :
+ Bentuk dan arah radiasi yang diinginkan
+ Polarisasi yang dimiliki
+ Frekuensi kerja,
+ Lebar band (bandwidth), dan
+ Impedansi input yang dimiliki.
Untuk antena yang bekerja pada band VLF, LF, HF, VHF dan UHF bawah, jenis antena kawat (wire antenna) dalam prakteknya sering digunakan, seperti halnya antena dipole 1/2l, antena monopole dengan ground plane, antena loop, antena Yagi-Uda array, antena log periodik dan sebagainya. Antena-antena jenis ini, dimensi fisiknya disesuaikan dengan panjang gelombang dimana sistem bekerja. Semakin tinggi frekuensi kerja, maka semakin pendek panjang gelombangnya, sehingga semakin pendek panjang fisik suatu antena.
Untuk antena gelombang mikro (microwave), terutama SHF ke atas, penggunaan antena luasan (aperture antena) seperti antena horn, antena parabola, akan lebih efektif dibanding dengan antena kawat pada umumnya. Karena antena yang demikian mempunyai sifat pengarahan yang baik untuk memancarkan gelombang elektromagnetik.

Sekilas mengenai Antena I

Jaringan rt/rw ADCHOTSPOT mulai telihat perkembangan dan kemajuannya, dan semoga itu adalah tanda bahwa aktifitas yang kecil ini nanti dapat menjadi sebuah hal yang besar, yang dapat menciptakan jaringan wifi di kawasan jogja khususnya, yang semoga nanti mampu meciptakkan hal yang lebih baik dalam mengedepankan pelayanan pasilitas koneksi internet wireless yang maksimum dan seperti moto kami yang saya peggang dimana ada wireless disanalah kita bisa berselancar keliling di dunia maya.

Sekilas tadi mengenai perjalanan ADCHOTSPOT merupkan pembukaan dari penjelasan yag sekarang saya akan membawakan dalam wacana antenna dan gelombang radio. System antena buatan sendiri tanpa terlisensi dan terkomersilkan ini membuat ADCHOTSPOT berinisiatif mempelajari tentang antena wajan bolic. Dengan belajar dari mbah google, banyak yang di temukan materi yang sungguh sangat bagus dan menjanjikan kulitas alat buatan dengan hitungan yang mereka jelaskan. Namun terkadang dalam lapangan ADCHOTSPOT sering mengalami masalah dan kendala baik dalam hal teknis dan perakitan alat tersebut. Kemudian dengan ketelatenan dari founder ADCHOTSPOT sendiri akhirnya mampu memperbaiki dari kesalahan tadi dan bisa menemukan metode tersendiri dalam perakitan antenna radio dan wajan boliknya.

Disini ilmu dasar dalam antena sendiri kami jelaskan dengan beberapa rujukan buku dan referensi yang menurut kami layak dan bagus untuk di baca dan di jadikan teori acuan dalam lapangan nanti.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.